Syarat dan Rukun Shalat


Adapun syarat2 wajib shalat itu ada 3 (3) :

1. Islam, maka tidak di wajibkan bagi selain non islam dan jikalau masuk islam tiada payah mengqadhakan shalatnya.
2. Baligh,maka tidak wajib bagi anak2
3. Ber’aqal, maka jikalau tidak waras atau gila atau mabuk dengan tampa disengaja atau pitam maka tidak wajib mengerjakan shalat.

Maka bagi yang mempunyai tiga syarat ini ,wajiblah bagi seseorang itu menjalankan ibadah shalat jikalau tidak mengerjakan mendapat dosa, dan wajib qhadha padanya pada masa hidupnya.

Adapun syarat sah shalat ketika akan melaksanakan shalat itu ada 5 :

1.Suci dari pada hadas kecil dan hadas besar, dan juga harus suci dari pada segala macam najis,baik pada angota tubuh, pakaian dan tempat shalat.
2.Menutup aurat bagi laki-laki maupun perempuan. Walaupun pada tempat yang sunyi sekalipun, bagi laki2 batas auratnya antara pusat dan lutut, dan bagi perempuan seluruh tubuh kecuali muka dan kedua telapak tangannya.
3.Berdiri di tempat yang suci tidak boleh pada tempat yang najis kecuali darurat.
4.Harus mengetahui masuk waktu shalat, maka jika kita shalat belum memasuki waktunya maka tidak sahlah shalatnya.
5.Harus mengetahui arah kiblat.menghadap kiblat harus mengetahui bagi yang mampu ber ijtihad dan bagi yang dekat dengan baitullah harus jelas menghadap ‘ain kakbah.

Adapun Rukun shalat itu maka adalah 13:

1.Berdiri bagi yang kuasa maka jika lemah boleh sambil duduk atau berbaring.
2.Niat di dalam hati, yang di lakukan ketika dalam takbiratul ihram. Dan wajib kita menyengajakan shalat fardhu ketika shalat fardhu dan menentukan jenis shalat seperti shubuh atau zhuhur.
3.Takbiratul ihram atau mengucap allahu akbar, maka tidak sah selain dari pada itu.
4.Membaca surat alfatihah wajib memelihara huruf dan tidak merubah makna atau menambah huruf atau menambah tasydid.
5.Rukuk harus tunduk dengan rata punggungnya, jika tidak mampu cukup cundongkan sedikit badannya kebawah kepala menjurus kearah kiblat.
6.Tuma’ninah (diam sejenak) disetiap rukun fi’li(gerakan)
7.’Itidal berdiri dengan tegak dan diam sejenak
8.Sujud harus meletakkan kening dan diam sejenak
9.Duduk diantara dua sujud dan diam sejenak
10.Membaca tahyat akhir dalam duduk tahyat akhir.
11.Membaca shalawat nabi
12.Membaca salam dan niat keluar shalat.
13.Tertib dengan cara2 diatas,dan tidak boleh yang di atas kebawah.

Begitulah syarat dan rukun dalam shalat maka seyogyanya kita dapat memperhatikan segala yang tertera tersebut, dan dapat menjalankannya. Wallahu’alam.

Sumber. Fathul mu’in, Fathul qarib, Sabilalmuhtadin.

Tinggalkan komentar

Filed under arsip

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s