SUARA HATI KU


Tulisan ini adalah suara dari lubuk hatiku, Daku tujukan ke pada hati para penuntut ilmu, dari hati yang penuh dengan kesedihan dikarenakan fenomena permusuhan, perdebatam, celaan dan caci maki ,dan saling menghujat yang selalu terjadi di antara para penuntut ilmu yang berbeda manhaj.
Dari lubuk hati yang penuh dengan kepedihan dikarenakan perpecahan umat yang tidak mau bersatu,perselisihan dan pertikaian silih berganti.Dari hati yang sakit dikarenakan banyaknya orang yang ragu dan bimbang di dalam mencari kebenaran agama islam.

Tulisan ini daku tujukan kepada hati yang memahami kata-kata ini, kepada hati yang senantiasa berbaik sangka,kepada hati yang merasa sakit terhadap fenomena yang menimpa para penuntut ilmu, semuanya ini aku tulis bertujuan agar para penuntut ilmu bisa merenungi dan berfikir, bagaimana cara mempersatukan, dan merapatkan barisan dan menegakkan kalimat haq sesuai dengan bimbingan kitab Allah Azza wa Jalla yaitu Al-qur’anulkarim dan Sunnah Nabi kita Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam.

Sudah sa’atnya bagi para penuntut ilmu untuk saling menghargai pendapat dari masing-masing manhaj, dikarenakan setiap manhaj juga mempunyai para ulama,dan seyokyanya dari masing2 manhaj saling muzakarah tampa menyatakan manhaj yang lain itu salah,dan mengambi ilmu yang bermanfa’at dari muzakarah itu, karna tiada makluq di muka dunia ini yang memiliki kebenaran,semua kebenaran hanya milik allah.

Wahai Saudaraku para penuntut ilmu yang menghendaki kehidupan akhirat, telah lama kita ini berpecah belah, saling menyalahi sesama umat muslim hanya karna perbedaan pendapat diantara kita, apakah kita umat islam tidak ingin bersatu untuk menegakkan hukum allah di muka bumi ini???

Wahai saudaraku para penuntut ilmu dan yang menghendaki kehidupan akhirat, mari kita renungi bersama, begitu indahnya jika kita bisa melaksanakan perintah allah dan menjalani kehidupan islam ini dengan tampa menghujad satu dengan yang lain, kita teladani kisah-kisah para sahabat yang saling menghargai para pendiri mazhab dan para ulama yang masyhur,mereka tidak pernah menghujad satu golongan dengan golongan yang lain,jika ada perselisihan faham maka musyawarahlah dengan hati yang iklas dan selalu mengedepankan akhlaq yang mulia.

Wahai para penuntut ilmu yang menghendaki kehidupan akhirat, bukankah ummat islam itu selagi masih mengucapkan kalimah syahadat, dan meyakini nabi muhammad utusan Allah, dia juga masih saudara kita se islam…

Wahai saudaraku para penuntut ilmu yang menghendaki kehidupan akhirat, mari kita biasakan diri kita saling nasehat-menasehati jikalau ada perkataan dan tingkah laku diantara kita yang menyalahi dari ‘adat,dan yang tidak bertentangan hukum islam.

semoga Allah memudahkan urusan kita didunia dan mendapat kebaikan di kehidupan akhirat, ya Allah dengar apa yang daku inginkan dan kabulkan semua keinginan hambamu ini , amin.

Tinggalkan komentar

Filed under arsip

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s